Just a word

Kamis, 04 April 2013

Pulang ke hatimu - Shera

Telah letih langkahku dan terasa berat
cukup banyak kesalahan kubuat
dimimpiku ku dengar bunyi suaramu
yang memanggil ku pulang ke dalam hatimu
karena hanyalah hatimu
rumah terindah

Ku kan pulang tunggu aku didepan pintumu
cinta mu pada ku tuntun jalan ku

Telah letih jalan ku dan terasa berat
Ku kan pulang ke hatimu rumah terindah
Ku pulang ke hatimu
Rumah terindah

Telah letih langkahku dan terasa berat
cukup banyak kesalahan kubuat
dimimpiku ku dengar bunyi suaramu
yang memanggil ku pulang ke dalam hatimu
karena hanyalah hatimu
rumah terindah

Nb:
Lagu ini selalu punya aura berbeda untuk saya. Selain mengingatkan pada rumah, saya ingin pulang ke satu tujuan lain yang pasti itu, yang kekal itu. Kelak nanti.

Pulang

Pulang, itu bukan hanya perjalanan fisik menuju suatu tempat bernama tujuan.
Pulang adalah perjalanan hati
„menuju tempat bernama perlabuhan.

Tempat dimana rumah dari hati berlabuh.
Tempat dimana rumah dari cinta bersandar.
Tempat dimana Ayah dan Ibu menunggu..

Karna pulang adalah obat rindu, bagi sesiapa yang berlayar ke negri orang..menempuh jarak dan waktu.

Allahummaghfirlii

Istigfar, karna mungkin hari ini aku telah ;

Tanpa sadar menyakita hati orang lain melalui perkataanku.

Lisan ini pernah berkata dengan kesombongan.

Lisan ini bergunjing membicarakan keburukan orang lain.

Lisan ini lepas dari menyebut Nama-Mu ya Rabbi.

Istigfar, karna mungkin hari ini aku telah ;

Lupa menundukan pandangan saat berpapasan dengan dia yang bukan muhrim.

Lupa mengucapkan salam saat bertemu saudara-saudaraku seiman.

Lupa bersyukur atas nikmat hidup dari Mu ya Rabbi.

Istigfar, karna mungkin hari ini aku telah ;

Terbuai akan kehidupan dunia dan lepas dari mengingat mati.

Berbangga dengan kemenangan diri atas hidup yang tak ada artinya tanpa kehendak-Mu.

Berbangga dengan kekhilafan yang di ulang-ulang.

Futur dari beribadah kepadaMu.

Allahummaghfirlii….Allahummaghfirlii…Allahummaghfirlii

Ya Allah, ampunilah aku.
Mana tahu ini malam terakhirku,
Astaghfirullah…Astaghfirullah…Astaghfirullah
Ya Allah, aku memohon ampun pada-Mu.
Mana tahu ini malam terakhirku.

Bersama hujan yang jatuh

Bersama hujan yang jatuh, aku genapkan doa dalam gelaran Al fatiha. 
Bersama hujan yang jatuh, aku lantunkan syair syukurku.

Bersama hujan yang jatuh, aku sebut namamu.

Bersama hujan yang jatuh, aku kembali mengadu pada khaliq yang satu.

Bersama hujan yang jatuh, aku khusyu.

Never stop believing

Wahai Tuhan yang Maha hidup, Wahai Tuhan yang Maha Berdiri Sendiri.
Dengan RahmatMU aku memohon pertolongan.
Perbaikilah untukku urusanku semuanya.

Dan janganlah ENGKAU serahkan aku pada diriku sendiri walaupun sekejap mata.
‘Diriwayatkan bahwa do’a diatas telah di ajarkan oleh Rasulullah SAW kepda Putrinya Fatimah RA’
( HR.Nasa’i, al-Bazzar & al-Hakim dari Anas bin Malik. Dinilai hasan oleh Nasiruddin al-Albani )

Sesungguhnya seseorang yang senantiasa KELIATAN KUAT di hadapanmu, ketahuilah dialah yang MENGADU LEMAH di hadapan Penciptanya.

Never stop believing that you can win Allah’s love and thus work For it. When Allah is pleased with you, He will put your love in other people’s hearts.

Redha itu,,

Redha...
 itu adalah menerima suatu perkara dengan lapang dada tanpa merasa kecewa atau tertekan.

Sungguh nikmatnya hidup kita apa bila kita tahu bahwa Allah meridhai..
Dalam sebuah hadist menyebutkan, jika aku tahu shalat 2 rakaatku di terima Allah maka itu lebih berharga dari pada dunia dan seisinya. Masya Allah...
mencari keridhaan Illah itu bukanlah hanya pilihan atau keinginan, itu merupakan kewajiban sebagai kita umat yang beriman.

Pertanyaan dalam benak timbul, apa ukurannya bahwa ibadah kita di ridhai Allah..??
Ukurannya adalah berbaik sangka kepada DIA..
Ukurannya adalah ikhlas beribadah..
Ukurannya adalah sabar dan syukur...

Sejauh mana pun kaki melangkah,
,,mengeja kata
,,dan meraba doa...
maka sejauh itu pula di uji untuk tetap berada di jalanNYA.

Sungguh keridhaan Illah itu adalah berharga.

Semoga tulisan ini di ridhai,,
Karna tulisan ini di buat bukan untuk melepas penjara kata2 dalam otak saja, tetapi
untuk melepaskan sendi-sendi kata dalam pengharapan ke ridhaan.

Aamiin



source picture : myclip | tumblr

Selasa, 02 April 2013

Blog Baru PR baru




Blog baru....

Akhirnya jadi juga bikin blog walapun masih belum ada isinya yang penting jadi. Maksudnya terbuatnya blog ini untuk menghindari dari malas menulis, tentang apapun itu.